Minggu, 01 Oktober 2017

arti mereka

yeah saya rindu menulis.
Jadi hari ini aku ingin menulis tentang sesuatu yang ingin aku tuliskan.
Bukan sesuatu cerita yang menarik. Bukan sesuatu cerita yang informatif.

Dapat di katakan gambaran diri. Atau sesuatu yang dapat membuat saya melangkah sejauh ini.
Sekarang, yah sekarang aku dapat melangkah sejauh ini karena mereka. Mereka yang membuat aku belajar tentang bagaimana cara melangkah sampai dengan berlari.

Dahulu sampai sekarang aku bukanlah siapa-siapa. Dan karena merekalah, aku menjadi aku yang akhirnya kukenali. Mereka, siapakah mereka? Mereka yang selalu siap mengingatkan di kala ku telah  berlari kencang dan mereka mengingatkan ku bahwa sakitnya jatuh karena kencangnya berlari. Mereka, siapakah mereka? Mereka yang selalu siap mendengarkan kegilaanku di saat aku bosan hidup normal. Mereka, siapakah mereka? Mereka bukan hanya satu, tetapi banyak. Mereka bukanlah dia atau kamu, karena mereka adalah mereka. Mereka, siapakah mereka? Mereka tidak bisa digambarkan dengan kata-kata atau wujud yang nyata, karena mereka banyak.

Mungkin aku terlalu berlebihan menilai mereka, tetapi aku yakin bahwa mereka adalah anugerah yang Allah swt titipkan untukku, untuk mengenali siapakah aku. Mereka adalah orang-orang yang pernah datang dan ada dalam perjalanan hidupku, entah sebentar ataupun sampai sekarang. Mereka datang lalu pergi, kemudian datang lagi. Tapi, mereka datang dan pergi dengan caranya masing-masing. Tapi, mereka datang dan pergi dengan tugasnya masing-masing.

Pada hari ini aku ingin mengatakan bahwa aku sangat bersyukur mengenal mereka. Tak ada yang membuatku menyesal, karena telah mengenal mereka. Mereka masing-masing memberikan ku pengalaman, mereka masing-masing memberikan ku pelajaran, yang mungkin tidak aku dapatkan dengan cara belajar di bangku sekolahan. Entah mereka yang umurnya sama denganku, entah mereka yang umurnya di atasku, ataupun mereka yang umurnya dibawahku. Sekali lagi aku ingin mengatakan bahwa aku sangat berterima kasih karena mau berada di perjalanan hidupku, dan membuatku mengenali siapa diriku. Entah bagaimanapun caranya mereka melakukan itu, sebagian mereka mengajariku dengan sebuah perhatian yang tak terduga yaitu dengan mereka yang selalu mendukungku, mendengarkan keluh kesahku ataupun dengan mereka yang selalu menyemangatiku. Sebagian mereka mengajariku dengan sebuah sikap yang tak terduga yaitu dengan tidak terlalu memperdulikan ataupun menganggapku ada di antara mereka. Tapi semua yang mereka lakukan sangat berarti untuk hidupku sejauh ini. Dan semoga dalam kehidupanku selanjutnya aku bisa bertemu dengan mereka yang lain, yang akan lebih membuatku belajar tentang bagaimana menjalani hidup, tentang bagaimana aku dapat mengubah diriku menjadi lebih baik atau apapun itu.

Yang ingin aku ingat dalam kehidupanku, dan dapat menjadikannya sebuah hikmah atau pelajaran yang berharga adalah ...

Tak apa jika orang-orang dalam hidupmu hanya datang lalu pergi, dan kemudian datang lagi. Karena setiap orang yang ditempatkan dalam kehidupanmu tidak ada yang tak sengaja. Mereka mempunyai porsinya masing-masing untuk mengajarimu sesuatu, entah itu tentang pelajaran hidup ataupun tentang bagaimana caranya untuk hidup.
Share:

2 komentar:

Puan Elusif

Jangan tanya aku siapa. Aku bukanlah seseorang yang jago dalam menulis. Aku hanya seseorang yang ingin menulis, karena itu adalah hobiku.